Ahmadirwan61.blogspot.com,Beirut, - Seorang tentara Israel
tewas akibat tembakan penembak
jitu militer Libanon. Insiden
penembakan itu terjadi ketika
tentara Pasukan Pertahanan Israel
alias Israel Defence Forces (IDF)
tersebut tengah melintas di
wilayah perbatasan kedua negara.
"Pasukan Pertahanan Israel
secara resmi mengkonfirmasi
bahwa seorang tentara IDF
ditembak saat berkendara di
sepanjang perbatasan Israel-
Libanon, dekat Rosh Hanikra,"
demikian pernyataan IDF seperti
dilansir kantor berita AFP, Senin
(16/12/2013).
"Tentara tersebut sempat
ditangani di lokasi dan kemudian
dibawa ke rumah sakit. Dia
kemudian meninggal akibat luka-
lukanya," demikian disampaikan.
Disebutkan IDF, pelaku
penembakan dalam insiden yang
terjadi Minggu, 15 Desember
malam waktu setempat itu telah
dipastikan seorang anggota militer
Libanon.
Militer Israel sebelumnya
mengatakan, seorang tentara
Libanon telah menembaki sebuah
kendaraan sipil Israel dekat
perbatasan Rosh Hanikra. Menurut
situs berita Israel, Ynet yang
mengutip sumber militer Israel,
tentara Libanon tersebut telah
menembakkan enam atau tujuh
peluru, kemungkinan "bertindak
atas kemauannya sendiri".
Militer Israel menyatakan,
pihaknya telah menyampaikan
protes kepada pasukan
perdamaian PBB di Libanon,
UNIFIL selatan atas kejadian ini.
"IDF telah memprotes
pelanggaran parah kedaulatan
Israel ini pada UNIFIL dan telah
meningkatkan level kesiagaannya
di sepanjang perbatasan,"
demikian pernyataan militer
Israel. "Kami tak akan mentolerir
agresi terhadap negara Israel dan
mempertahankan hak untuk
membela diri," tandasnya.
Juru bicara UNIFIL Andrea Tinenti
mengatakan, pihaknya telah
menerima laporan mengenai
insiden serius perbatasan ini dan
tengah mencoba mencari fakta-
fakta terkait kejadian itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar